Senin, 10 Desember 2012
Dilema
Sedang membaca buku "Nikmatnya Pacaran Setelah Pernikahan" karya Salim A. Fillah.
Baru mulai pada bagian pertama, dan masih sangat awal, tapi buku ini sudah banyak memperlihatkan dosa-dosa yang saya perbuat. :( . Malu pada Allah dan Rasul-Nya. Tuntunan hidup sudah jelas di depan mata, namun dosa tetap dikerjakan seolah itu adalah kebenaran.
Tidak jarang saya berfikir untuk menyudahi hubungan "pacaran" yang saya jalani sekarang. Tapi pada waktu yang bersamaan pula, beribu-ribu alasan datang menghalangi niat itu. Menandakan masih lemahnya iman di dalam diri ini. Mendahulukan dunia yang sudah tau akan semakin menjauhkan diri dari ridho dan surga-Nya.
Pernikahan yang dicita-citakan masih belum dapat dicapai. Ridho orang tua adalah ridho dari Allah. Ketika saat ini ridho mereka belum didapatkan, mungkin itu berarti Allah masih memberi kesempatan pada saya dan "dia" untuk saling memperbaiki diri, sebelum kemudian kami melangkah pada tahap yang mempunyai tanggung jawab yang besar. Atau mungkin saja niat menuju pernikahan ini masih belum sesuai ajaran-Nya sehingga Dia belum mengijinkan kami untuk mencicipi nikmat-Nya yang besar itu.
Semoga Allah memudahkan jalan kita kepada kebenaran-Nya.
Aamiin ya Robbal aalamiinnn
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar